Peraturan Pemilu

Jumat, 19 Juni 2009
JAKARTA [KANALPEMILU.NET] -- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) akan melaporkan sejumlah anggota tim kampanye SBY-Boediono dan JK-Wiranto ke kepolisian atas dugaan pelanggaran Undang-undang Pemilu Presiden. Dari tim kampanye SBY-Boediono, nama yang akan dilaporkan ke kepolisian antara lain Hatta Radjasa dan Marzuki Alie. Sementara dari kubu JK-Wiranto, nama yang akan dilaporkan adalah Ketua Umum Partai Golkar Jusuf Kalla dan Ketua Umum Partai Hanura Wiranto.
Anggota Bawaslu Wirdyaningsih mengatakan, mereka dianggap melanggar Undang-undang Pemilu Presiden karena melibatkan pejabat Badan Usaha Milik Negara atau BUMN dalam tim kampanye. Selain nama-nama itu, juga ada sekitar 10 nama pejabat BUMN yang akan dilaporkan ke kepolisian.
JAKARTA [KANALPEMILU.NET] -- Mahendradatta adalah sarjana hukum lulusan Fakultas Hukum Universitas Indonesia tahun 1988 dan sempat mengenyam pendidikan khusus di American Litigation di School of Law University of California at Los Angeles (UCLA) tahun 1994 ini. Namanya mulai mencuat setelah dia menjadi Ketua Tim Pembela Muslim (TPM) yang banyak mengadvokasi dan memberi bantuan hukum kepada mereka yang diduga terlibat dalam aksi terorisme. Mahendradatta juga dikenal sebagai pengacara yang banyak menangani kasus-kasus kontroversial .
Ketika era pemerintahan Megawati misalnya, lelaki kelahiran Jakarta 11 Januari 1962 ini pernah menjadi kuasa hukum Panglima Laskar Jihad Jafar Umar Thalib yang dijerat dengan pasal 134 Kitab Undang-Undang Pidana (KUHP) tentang penghinaan terhadap presiden dan dugaan pidana rajam.
JAKARTA [KANALPEMILU.NET] -- H. Marzuki Alie, SE, MM adalah Sekretaris Jendral DPP Partai Demokrat dan dia termasuk dalam tim pemenangan Partai Demokrat (PD) dan pasangan SBY-Boediono sebagai sekretaris tim pelaksana kampanye. Pada Pemilu Legislatif 2009 lalu dia berhasil melenggang ke Senayan dari daerah pemilihan DKI III yang melingkupi Jakarta Utara, Jakarta Barat dan Kepulauan Seribu.
Pria kalem yang lahir di Palembang 6 November 1955 ini mengawali karir politik di Partai Demokrat pada 2003 karena ada sosok SBY yang dianggapnya santun, jujur dan adil. Ia pernah menjabat di Majelis Pertimbangan Daerah PD Sumatera Selatan (2003-2004), lalu menjadi fungsionaris DPP PD (2004-2005) dan kemudian dipercaya menjadi sekretaris jenderal DPP PD untuk masa bakti 2005-2010.
JAKARTA [KANALPEMILU.NET] -- Pada pemilu presiden dan wakil presiden kali ini, trio Mallarangeng kompak bergabung dalam satu tim sukses untuk memenangkan pasangan SBY-Boediono. Ketiga bersaudara tersebut yaitu Andi Mallarangeng, juru bicara kepresidenan dan Ketua DPP Partai Demokrat, Choel Mallarangeng, konsultan politik SBY-Boediono, dan Rizal Mallarangeng, juru bicara Tim Nasional Kampanye SBY-Boediono.
Ketiga putra mantan Walikota Pare-Pare ini menjadi trisula sekaligus tameng bagi pasangan SBY-Boediono dalam memuluskan jalan SBY-Boediono serta menyerang dan menangkis berbagai kritik dan pencitraan buruk yang diarahkan kepada pasangan SBY-Boediono. Ketiganya memainkan peran penting yang berbeda dengan kekhasan masing-masing.