Peraturan Pemilu

Rabu, 24 Juni 2009
JAKARTA [KANALPEMILU.NET] -- Adanya kritikan dari pakar komunikasi yang juga merupakan dosen Universitas Indonesia (UI) Effendi Gazali tentang adanya iklan dalam acara debat capres-cawapres ditanggapi oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).
Menurut I Gusti Putu Artha, KPU tidak akan menghilangkan jeda iklan yang tampil di sela-sela acara debat capres-cawapres, akan tetapi iklan (commercial break) akan di tempat disela-sela pergantian segmen sehingga tidak memotong segmen yang sedang berjalan.
Sebelumnya Effendi Gazali mempersoalkan adanya iklan dalam acara debat tersebut sehingga mengganggu berlangsungnya acara. KPU juga mengakui dalam debat cawapres tadi malam ada kerancuan dalam blocking time antara segmen kedua dan ketiga. Closing statement (kata penutup) bergabung dengan segmen ketiga.
Rabu, 24 April 2009
JAKARTA [KANALPEMILU.NET] -- Lembaga Survei Indonesia (LSI) kembali megeluarkan hasil surveinya yang menempatkan elektabilitas SBY-Boediono yang tertinggi dibanding dua pasangan lainnya. Berbeda dengan dua survei LSI sebelumnya, elektabilitas SBY-Boediono kali ini mengalami penurunan sebesar 3% yang yang diiringi kenaikan pasangan Jusuf Kalla-Wiranto dengan sebesar 2%, sementara Mega-Prabowo tidak mengalami kenaikan yang berarti. Dalam survei yang dilakukan pada tanggal 15 sampai 20 Juni lalu, pasangan SBY dipilih oeh 67%, Mega-Prabowo 16% dan JK-Wiranto 9%.
Menurut Direktur LSI Saiful Mujani, keunggulan SBY-Boediono bertahan karena persepsi publik yang masih positif dan merasa puas terhadap kondisi makro seperti arah negara, ekonomi dan keamanan, yang dinilai relatif baik. “Inilah dasar sikap dan opini pemilih yang masih besar jumlahnya memilih SBY,” kata dia.
JAKARTA [KANALPEMILU.NET] -- Generasi Akmil termuda yang sudah memasuki masa purnawiran adalah lulusan (Angkatan) 1973, praktis tidak ada yang tersiksa dari angkatan ini yang masih aktif. Tercatat nama Letjen TNI (Purn) Cornel Simbolon (mantan Wakil Kepala Staf Angkatan Darat/KSAD) memasuki masa purna tugas, kini sudah masuk dalam jajaran tim
kampanye SBY-Boediono. Memang untuk terjun dalam kancah politik praktis, kalangan militer harus dalam status purnawirawan dulu. Seandainya masih dalam status dinas aktif, dan dari segi waktu belum saatnya pensiun, mau tidak mau dia harus mundur sebagai tentara, dengan cara mengajukan pensiun dini.
Bila Angkatan 1973 sudah tidak ada yang aktif, berbeda dengan generasi berikutnya, yaitu Angkatan 1974 dan 1975, yang umumnya masih berdinas aktif. Namun bila kita perhatikan, dari Angkatan 1974 dan 1975, sudah ada pula yang pensiun, hanya saja kurang terekspos.
JAKARTA [KANALPEMILU.NET] -- Dalam lingkaran trah keluarga Djojohadikusumo, Hashim merupakan satu-satunya yang mewarisi kepiawaian ayah dan kakeknya dalam berbisnis. Ayah Hashim adalah begawan ekonomi Indonesia, Prof. Dr. Soemitro Djojohadikusumo yang juga merupakan arsitektur ekonomi Orde Baru, sedangkan kakeknya Margono Djojohadikusumo yang tak lain adalah pendiri Bank BNI 1946.
Riwayat pendidikan Hashim lebih banyak dihabiskan di luar negeri. Seusai menamatkan pendidikan SD di Jakarta, Hashim langsung melanjutkan pendidikannya di Quintin Grammar School (setingkat SMP), London, Inggris. Setamat dari sana, tahun 1969, Hashim meneruskan ke Singapore American School (setingkat SMA) di Singapura. Setelah itu, Hashim terbang ke Amerika Serikat, menimba ilmu politik dan ekonomi di Panoma College, Claremont, California, hingga menyabet gelar sarjana muda tahun 1976.