Skip to content

Tim Sukses Tidak Resmi Megawati-Prabowo

 
JAKARTA [KANALPEMILU.NET] -- Kesibukan Walikota Bekasi Mochtar Mohammad tampaknya semakin bertambah. Selain menjalankan kewajiban memimpin pemerintahan di Kota Bekasi, Babeh -begitu sang walikota akrab dipanggil para wartawan- juga aktif memimpin Pro Mega Center. Tim ini bertujuan untuk memenangkan pasangan Megawati-Prabowo dalam Pilpres 8 Juli nanti. Babeh berencana segera menggelar Kongres Buruh Nasional se Indonesia pada 25-26 Juni mendatang.

Tapi, kita mungkin tidak akan menemukan nama Mochtar Muhammad dalam tim sukses Megawati-Prabowo dalam daftar yang dilansir KPU. Pro Mega Center memang tidak masuk dalam daftar tim yang dikomandani oleh Theo Syafei. Seperti halnya pasangan capres-cawapres lainnya, pasangan Megawati-Prabowo juga memiliki beberapa tim bayangan untuk memenangkan pilpres 8 Juli nanti. Salah satunya adalah Pro Mega Center.

Selain Pro Mega Center, pasangan Megawati-Prabowo juga didukung berbagai tim sukses bayangan. Tim-tim itu antara lain: Jaringan Mega-Pro, Kelompok Mega Bowo, Mega Sejati, Barisan Moncong Putih, Mega Fans Club, Tim Relawan Indonesia Raya, Satuan Relawan Indonesia Raya (Satria Gerindra), Tunas Indonesia Raya, dan Perempuan Indonesia Raya.

Sama seperti tim sukses tidak resmi pasangan capres-cawapres lainnya, terhadap keberadaan tim sukses tidak resmi pasangan Megawati dan Prabowo adalah keleluasaannya dalam menggali sumber dana. Mereka tidak terikat dengan aturan sumbangan kampanye dalam UU Pemilu karena memang tidak pernah dianggap sebagai tim sukses pasangan capres-cawapres. Kiprah mereka seolah-olah mengalahkan hantu. Mereka jelas-jelas ada dan nyata kiprahnya, tapi kita menganggapnya tidak ada hanya karena UU dan lembaga penyelenggara pemilu tidak mengakuinya.***