| KPU | | | Bawaslu | | | Partai Politik | | | Pemantau | | | Kandidat | | | Pemilih | | | Media Massa | | | Lembaga Survei | | | Mahkamah Konstitusi |
| KPU | | | Bawaslu | | | Partai Politik | | | Pemantau | | | Kandidat | | | Pemilih | | | Media Massa | | | Lembaga Survei | | | Mahkamah Konstitusi |
Senin, 2 Maret 2009
AMBON [KANALPEMILU.NET] - Pengiriman surat suara Pemilu 2009 ke sebagian besar wilayah Maluku kemungkinan besar terlambat dari jadwal. KPUD Maluku menetapkan surat suara Pemilu sudah harus terkirim 3 Maret, namun sampai saat ini baru KPUD Kabupaten Maluku Tengah yang sudah menerima kiriman.
Ketua KPUD Maluku Idrus Tatuhei mengaku belum mendapat kepastian kapan surat suara itu akan mereka terima. Berdasarkan pengalaman Pemilu 2004 dan pilkada, kata Idrus, surat suara itu harus masuk paling tidak sebulan sebelum pencoblosan. Ini dikarenakan kondisi geografis Maluku sebagai daerah kepulauan. Belum lagi sering buruknya cuaca di kepulauan yang bisa menghalangi pengiriman logistik ke pulau-pulau.
“Mudah-mudahan kami Pemilu 2004 tidak terulang. Dulu, semua surat suara menumpuk di di kota Ambon, ibukota Maluku,” kata Idrus.
Idrus Tatuhei mengatakan paling lambat surat suara sudah harus tiba dua pekan sebelum pemungutan suara. Bila itu tidak terjadi, pengiriman harus menggunakan pesawat dan kapal-kapal perang milik TNI AL. [KBR-68H]