| KPU | | | Bawaslu | | | Partai Politik | | | Pemantau | | | Kandidat | | | Pemilih | | | Media Massa | | | Lembaga Survei | | | Mahkamah Konstitusi |
| KPU | | | Bawaslu | | | Partai Politik | | | Pemantau | | | Kandidat | | | Pemilih | | | Media Massa | | | Lembaga Survei | | | Mahkamah Konstitusi |
Senin, 30 Maret 2009
JAKARTA [KANALPEMILU.NET]--Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyatakan pemilihan umum legislatif tanggal 9 April mendatang di lokasi bencana Situ Gintung tidak terganggu. Hal itu disampaikan Anggota KPU I Gusti Putu Artha, di Gedung KPU, Jakarta, Senin 30 Maret 2009.
KPU juga menyatakan kalau bencana yang menyebabkan jebolnya bendungan Situ Gintung tersebut tidak sampai merusak logistik Pemilu yang sebelumnya sudah dipersiapkan. Hal itu karena logistik pemilu belum didistribusikan ke lokasi tersebut. Hingga saat ini, logistik pemilu tersebut masih berada di Kecamatan, Ciputat, Tangerang.
Menurut data yang ada di KPU, terdapat tiga tempat pemungutan suara atau TPS di lokasi yang terkena bencana. Ketiga TPS tersebut itu antara lain, TPS 21, 22, dan 23. Sedangkan, pemilih di lokasi itu yang meninggal berjumlah tujuh orang. Untuk KPPPS dilaporkan selamat semua.
Putu Artha mengatakan, sebagian besar dari korban bencana ini tidak tercatat sebagai pemilih di lokasi bencana karena Nomor Induk Kependudukan mereka tercatat di wilayah lain seperti di Cianjur, Depok, Bogor, dan Jakarta. Lebih lanjut, Putu Artha berharap sekaligus memotivasi kepada para korban untuk tetap bersemangat untuk menggunakan hak suaranya, meski dalam kondisi yang berat. (Leli Qumarulaeli/Mawardi)