| KPU | | | Bawaslu | | | Partai Politik | | | Pemantau | | | Kandidat | | | Pemilih | | | Media Massa | | | Lembaga Survei | | | Mahkamah Konstitusi |
| KPU | | | Bawaslu | | | Partai Politik | | | Pemantau | | | Kandidat | | | Pemilih | | | Media Massa | | | Lembaga Survei | | | Mahkamah Konstitusi |
Rabu, 25 Maret 2009
JAKARTA [KANALPEMILU.NET] -- Panitia Pengawas Pemilu Depok Jawa Barat akan mencoret 10 nama anggota TNI dan Polri yang diduga masih aktif dalam daftar pemilih tetap atau DPT. Sedikitnya ada enam anggota TNI dan empat anggota Polri yang masuk dalam DPT di empat TPS Kecamatan Cimanggis. Ketua Divisi Pelanggaran Panwaslu Kota Depok Sutarno mengatakan salinan DPT diberikan kepada setiap parpol untuk dicek kembali. Menurut Sutarno ditemukannya nama anggota TNI dan Polri dalam daftar DPT, berdasarkan temuan seorang caleg partai Golkar dari daerah pemilihan Cimanggis.
Ketua Divisi Pelanggaran Panwaslu Kota Depok Sutarno Sementara itu Ketua PPK Cimanggis, Depok Supriyadi mengaku terdaftarnya anggota TNI dan Polri akibat kesalahan pendataan ditingkat PPS. Kontributor KBR68Hh, Mariska Virdani melaporkan Panwaslu dan PPK terus menyelidiki dugaan anggota TNI dan Polri yang terdaftar dalam DPT di Depok. [KBR68h]