Skip to content

Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)

JAKARTA [KANALPEMILU.NET] -- Jendral TNI (Purn) Dr Susilo Bambang Yudhoyono lahir pada 9 September 1949 di Pacitan Jawa Timur. Sosok yang banyak dipanggil dengan sebutan SBY ini juga merupakan presiden RI ke enam dan presiden pertama yang dipilih langsung oleh rakyat. Dengan mengusung agenda, “Indonesia yang lebih Adil, Damai, Sejahtera dan Demokratis”, SBY yang pada waktu itu berpasangan dengan Jusuf Kalla berhasi mengalahkan pasangan Megawati-Hasyim Muzadi pada putaran kedua dengan perolehan suara lebih dari 60 persen. SBY dilantik menjadi presiden RI keenam pada 20 Oktober 2004.

Susilo Bambang Yudhoyono merupakan lulusan terbaik AKABRI Darat tahun 1973, dan terus mengabdi sebagai perwira TNI sepanjang 27 tahun. SBY meraih pangkat Jenderal TNI pada tahun 2000. Sepanjang masa itu, SBY mengikuti serangkaian pendidikan dan pelatihan di Indonesia dan luar negeri, antara lain Seskoad dimana pernah pula menjadi dosen, serta Command and General Staff College di Amerika Serikat. Dalam tugas militernya, SBY menjadi komandan pasukan dan teritorial, perwira staf, pelatih dan dosen, baik di daerah operasi maupun markas besar. Penugasan itu diantaranya, Komandan Brigade Infanteri Lintas Udara 17 Kostrad, Panglima Kodam II Sriwijaya dan Kepala Staf Teritorial TNI.

Selain di dalam negeri, SBY juga bertugas pada misi-misi luar negeri, seperti ketika menjadi Commander of United Nations Military Observers dan Komandan Kontingen Indonesia di Bosnia Herzegovina pada 1995-1996. Pada 1996 ini pula, ia menjabat Kepala Staf Kodam Jaya, di mana Kodam Jaya saat itu, yang dipimpin Mayjen Sutiyoso, menjalankan peran yang penting dalam perebutan Kantor DPP PDI yang menimbulkan sejumlah korban dari Satgas dan relawan PDI, luka-luka dan dan hilang. Penyerbuan itu juga menimbulkan kerusuhan berupa pembakaran gedung-gedung pemerintah, gerai-gerai mobil mewah dankndaraan-kendaraan yang melintas di sekitar Megaria dan Kramat Raya, Jakarta Pusat.

Setelah mengabdi sebagai perwira TNI selama 27 tahun, SBY mengalami percepatan masa pensiun maju 5 tahun ketika menjabat Menteri di tahun 2000. Atas pengabdiannya, SBY menerima 24 tanda kehormatan dan bintang jasa, diantaranya Satya Lencana PBB UNPKF, Bintang Dharma dan Bintang Maha Putra Adipurna. Atas jasa-jasanya yang melebihi panggilan tugas, SBY menerima bintang jasa tertinggi di Indonesia, Bintang Republik Indonesia Adipurna.

Selain dikenal sebagai sosok militer karir, SBY juga seorang ilmuwan teruji. SBY meraih gelar Master in Management dari Webster University, Amerika Serikat tahun 1991. Lanjutan studinya berlangsung di Institut Pertanian Bogor, dan di 2004 meraih Doktor Ekonomi Pertanian. Pada 2005, SBY memperoleh anugerah dua Doctor Honoris Causa, masing-masing dari almamaternya Webster University untuk ilmu hukum, dan dari Thammasat University di Thailand ilmu politik.

Presiden Yudhoyono juga dikenal aktif dalam berbagai organisasi masyarakat sipil. SBY pernah menjabat sebagai Co-Chairman of the Governing Board of the Partnership for the Governance Reform, suatu upaya bersama Indonesia dan organisasi-organisasi internasional untuk meningkatkan tata kepemerintahan di Indonesia. SBY adalah juga Ketua Dewan Pembina di Brighten Institute, sebuah lembaga kajian tentang teori dan praktik kebijakan pembangunan nasional.

Riwayat Pendidikan

  1. Akademi Angkatan Bersenjata RI (Akabri) tahun 1973
  2. American Language Course, Lackland, Texas AS, 1976
  3. Airbone and Ranger Course, Fort Benning , AS, 1976
  4. Infantry Officer Advanced Course, Fort Benning, AS, 1982-1983
  5. On the job training di 82-nd Airbone Division, Fort Bragg, AS, 1983
  6. Jungle Warfare School, Panama, 1983
  7. Kursus Senjata Antitank di Belgia dan Jerman, 1984
  8. Kursus Komando Batalyon, 1985
  9. Sekolah Komando Angkatan Darat, 1988-1989
  10. Command and General Staff College, Fort Leavenwort, Kansas, AS
  11. Master of Art (MA) dari Management Webster University, Missouri, AS
  12. Doktor dalam bidang Ekonomi Pertanian dari Institut Pertanian Bogor (IPB), tahun 2004.

Karir Kemiliteran

  1. Dan Tonpan Yonif Linud 330 Kostrad (1974-1976)
  2. Dan Tonpan Yonif 305 Kostrad (1976-1977)
  3. Dan Tn Mo 81 Yonif Linud 330 Kostrad (1977)
  4. Pasi-2/Ops Mabrigif Linud 17 Kujang I Kostrad (1977-1978)
  5. Dan Kipan Yonif Linud 330 Kostrad (1979-1981)
  6. Paban Muda Sops SUAD (1981-1982)
  7. Komandan Sekolah Pelatih Infanteri (1983-1985)
  8. Dan Yonif 744 Dam IX/Udayana (1986-1988)
  9. Paban Madyalat Sops Dam IX/Udayana (1988)
  10. Dosen Seskoad (1989-1992)
  11. Korspri Pangab (1993)
  12. Dan Brigif Linud 17 Kujang 1 Kostrad (1993-1994)
  13. Asops Kodam Jaya (1994-1995)
  14. Danrem 072/Pamungkas Kodam IV/Diponegoro (1995)
  15. Chief Military Observer United Nation Peace Forces (UNPF) di Bosnia-Herzegovina (sejak awal November 1995)
  16. Kasdam Jaya (1996-hanya lima bulan)
  17. Pangdam II/Sriwijaya (1996-) sekaligus Ketua Bakorstanasda
  18. Ketua Fraksi ABRI MPR (Sidang Istimewa MPR 1998)
  19. Kepala Staf Teritorial (Kaster ABRI (1998-1999)

Karir Sebagai Menteri

  1. Mentamben (sejak 26 Oktober 1999)
  2. Menko Polsoskam (Pemerintahan Presiden KH Abdurrahman Wahid)
  3. Menko Polkam (Pemerintahan Presiden Megawati Soekarnoputri) mengundurkan diri 11 Maret 2004

Penghargaan

  1. Tri Sakti Wiratama (Prestasi Tertinggi Gabungan Mental Fisik, dan Intelek), 1973
  2. Adhi Makayasa (lulusan terbaik Akabri 1973)
  3. Satya Lencana Seroja, 1976
  4. Honor Graduate IOAC, USA, 1983
  5. Satya Lencana Dwija Sista, 1985
  6. Lulusan terbaik Seskoad Susreg XXVI, 1989
  7. Dosen Terbaik Seskoad, 1989
  8. Satya Lencana Santi Dharma, 1996
  9. Satya Lencana United Nations Peacekeeping Force (UNPF), 1996
  10. Satya Lencana United Nations Transitional Authority in Eastern Slavonia, Baranja, and Western Sirmium (UNTAES), 1996
  11. Bintang Kartika Eka Paksi Nararya, 1998
  12. Bintang Yudha Dharma Nararya, 1998
  13. Wing Penerbang TNI-AU, 1998
  14. Wing Kapal Selam TNI-AL, 1998
  15. Bintang Kartika Eka Paksi Pratama, 1999
  16. Bintang Yudha Dharma Pratama, 1999
  17. Bintang Dharma, 1999
  18. Bintang Maha Putera Utama, 1999
  19. Tokoh Berbahasa Lisan Terbaik, 2003
  20. Bintang Asia (Star of Asia), 2005, oleh BusinessWeek
  21. Bintang Kehormatan Darjah Kerabat Laila Utama, 2006, oleh Sultan Brunei
  22. Doktor Honoris Causa, 2006, oleh Universitas Keio
  23. Darjah Utama Seri Mahkota, 2008, oleh Yang Di Pertuan Agong Tuanku Mizan Zainal Abidin
  24. 100 Tokoh Berpengaruh Dunia Versi Majalah Time, 2009