Skip to content

Mayjen TNI Purn Tri Tamtomo

PDI-P, Dapil Sumut III, Akmil 1974

Setelah gagal dalam pemilihan Gubernur Sumatera Utara (Sumut), awal 2008 lalu, Tri Tamtomo berlaga kembali di panggung politik, hanya kali ini sebagai calon anggota legislatif (caleg). Partai yang mengusungnya masih sama, yaitu PDI Perjuangan (PDIP). Tri Tamtomo merasa cukup memiliki modal sosial untuk maju sebagai caleg pada Daerah Pemilihan (Dapil) Sumut III, karena ia pernah menjadi Pangdam I/Bukit Barisan, serta menghabiskan masa kanak-kanak dan remajanya di Medan, meski dilihat dari namanya berbau Jawa. Dengan begitu Tri Tamtomo selalu merasa dirinya sebagai "anak Medan".

Nama Tri Tamtomo mulai muncul saat diangkat sebagai Komandan Korem (Danrem) 052/Wijayakrama, pada akhir Oktober 1998. Perlu diketahui, Kol Inf Tri Tamtomo merupakan pejabat Danrem pertama untuk Korem 052 tersebut. Pada saat itu di bawah Kodam Jaya, dibentuk dua Korem baru, selain Korem 052, dibentuk pula Korem 051/Wijayakarta, yang juga ditunjuk sebagai Danrem pertamanya adalah Kol Inf George Toisutta (kini Pangkostrad, pangkat Letjen). Sebelum diangkat sebagai Danrem 052, jabatan yang dipegangnya adalah Asisten Operasi (Asops) Kodam Jaya. Dalam posisinya sebagai Asops Kodam Jaya itulah, sudah tentu Tri Tamtomo memiliki banyak pengetahuan seputar "Peristiwa Mei 1998" yang sekarang masih gelap.

Setelah menjabat Danrem, Tri Tamtomo memperoleh promosi sebagai perwira tinggi, dengan diangkat sebagai Kepala Staf Garnisun I/Ibukota, dengan pangkat Brigjen. Puncak karir militernya dicapai saat diangkat sebagai Pangdam I/Bukit Barisan, awal November 2002, menggantikan Mayjen TNI Idris Gassing (almarhum), teman seangkatannya di Akmil 1974. Tri Tamtomo diangkat sebagai Pangdam tak lama setelah terjadi insiden berdarah, antara anggota Yonif Linud 100/PS (kini Yonif 100/Raider) dengan anggota kepolisian di Binjai.

Selepas menjabat Pangdam Bukit Barisan, Tri Tamtomo ditarik ke Lemhanas (Oktober 2005), sebagai widyaswara (dosen) utama, setelah itu namanya seperti menghilang. Hingga kemudian sama-sama kita dengar, ia maju sebagai calon gubernur Sumut. ***